Senin, 26 November 2012

Video Musik Devi

TRAVELING 3


 TRAVELING AT DUFAN 

1. ini adalah ketika saya dan keluarga berlibur di DUFAN.




TIPS 3


 Tips " cara alami mengecilkan perut "

pasti anda bertanya-tanya kenapa bisa secangkir teh pahit dapat mengecilkan perut, dikarnakan kandungan dalam teh dapat mebakar lemak di perut anda.

1. siapkan teh celup beserta air hangat

 2. lalu celupkan teh ke dalam segelas air hangat










3. lalu minulah teh secara rutin minimal seminggu 3 kali (jangan terlalu sering karna dapat merusak fungsi hati anda).




TIPS 2

 Tips " membersihkan wajah"

1. siapkan sabun dan perlatan pembersihan wajah (faicial)

2. bersihkan wajah menggunakan sabun muka










3. siapkan feeling lalu oleskan pada wajah dan bersihkan











4.  pakai massage lalu kasih uap agar pori-pori anda terbuka dan obatpun meresap











5. siapkan masker wajah dan oleh kan kewajah dan bersihkan












6. lalu bersihkan dan wajahpun menjadi cerah 

TIPS "cara membersihkan handphone"

Tips " Cara Membersihkan Handphone"

1. siapkan tisu dan minyak kayu putih 














2. tuang minyak kayu putih di tisu lalu oleskan ke handphone anda.
 










3. dan handphone anda pun menjadi bersih tanpa merusak warna cassing handphone anda.









TRAVELING 2


TRAVELING AT KUNINGAN JAWA BARAT 

1. berikut adalah saat perjalanan rekreasi saya beserta keluarga ke Kuningan Jawa bawa dimana banyak pemandangan indah. 




TRAVELING 1


TRAVELING AT JOGJAKARTA 

1. inilah ketika saya dan teman-teman SMA saya tour ke Jogjakarta 





Memasak (softskill)


MEMASAK "NASI GORENG SOSIS BUMBU PEDAS"


1. siapkan bumbu dan bahan seperti :
- bawang merah
- bawang putih
- cabai
- telur 
- sosis 
- nasi putih
 











2. aluskan bumbu dan panaskan minyak goreng lalu oseng hingga matang lalu masukan nasi dan aduk hingga matang sempurna












3. nasi goreng pun matang dan siap di santap

 

Sabtu, 10 November 2012

BASIS DATA




Pasti kalian sudah sangat familiar dengan apa itu basis data. Dsisni saya akan menjelaskan apa itu  basis data.
A.      Pengertian basis data
Basis data adalah kumpulan informasi bermanfaat yang diorganisasikan ke dalam aturan yang khusus. Informasi ini adalah data yang telah diorganisasikan ke dalam bentuk yang sesuai dengan kebutuhan seseorang.
B.      Keuntungan basis data

Keuntungan yang dapat kita peroleh dari basis data yaitu sebagai sumber pengumpulan data, bervariasi derajat interaksi kejadian dari dunia nyata, dan juga dirancang dan dibangun agar dapat digunakan oleh beberapa user untuk kepentingan.

C.      DMBS ( Data Base Management System )

DBMS dapat diartikan sebagai program computer yang digunakan untuk memasukan, mengubah, menghapus, memodifikasi dan memperoleh data/ informasi dengan praktis.

·         Kelebihan
a.       Kepraktisan
b.      Kecepatan
c.       Mengurangi kejemuan
d.      Update to date

·         Adapun contoh-contohnya
a.       Excel
b.      Acces
c.       Sql
d.      Oracle
e.      dB2
f.        database III, IV
g.       fox base

D.      System basis data

Yaitu gabungan antara basis data dan perangkat lunak SMBD (Sistem Manajemen Basis Data) termasuk didalamnya program aplikasi yang dibuat dan bekerja dalam sati system.

·         Komponen system basis data
a.       Hardware
b.      Software
c.       Program aplikasi
d.      System operasi
e.      User

E.       System manejemen file tradisonal

Yaitu Memiliki database yang terpisah-pisah redundansi data, data yang sama tersimpan di tempat yang berbeda, mengakibatkan kekacauan informasi, karena merubah data ditempat yang satu tanpa di ikuti perubahan data di tempat yang lain bisa mengakibatkan dual inofrmasi
.
·         Ciri-cirinya
a.       Data rangkap
b.      Data tidak konsisten/inkonsisten data
c.       Data teriosalasi
d.      Kemanan tidak terjamis

·         Adapun keuntungan yang dimiliki yaitu
Kerusakan data dibagian 1 tetapi dibagian lain  tetap dapat bisa berjalan

F.       System manjemen basis data

Dalam basis data juga ada system manajemen basis data. Dan program ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Dan merupakan kebalikan dari system manajemen file tradisioanal

·         Kelebihan
a.       Mengurangi basis data
b.      Data konsiten atau tetap
c.       Data oriented
d.      Keamanan data terjamin

·         Kekurangan
a.       Kerusakan data menyebabkan semua bagian tidak bias berjalan.
b.      Storage besar
c.       Perlu tenaga ahli
d.      Dan harga mahal

G.     Adapun istilah-istilah dalam basis data

a.       Entitiy /entitas
Objek yang ada dapat dibedakan
Co/ : Gunadarma : entitas mahasiswa, dosen, karyawan

b.      Atribut
Karakteristik pada entitas
Co/ : Mahasiswa (npm, nama, alamat)

c.       Data value
Disebut ju8ga nilai data
Co/ : npm











Rabu, 20 Juni 2012

PERANAN AKUNTAN PUBLIK DI INDONESIA




Akuntansi yang tergambar dalam laporan keuangan merupakan bentuk komunikasi perusahaan untuk berakuntabilitas kepada para stakeholdersnya, Akuntanbilitas merupakan kewajiban untuk menjawab dan menerangkan kinerja dan tindakan organisasi kepada pihak-pihak yang memiliki hak untukmeminta jawaban dan keterangan dari pihak yang bertanggungjawab atau pihak yang berkewajiban lainnya.

Kinerja merupakan kondisi yang harus diketahui dan di informasikan kepada pihak-pihak tertentu untuk mengetahui tingkat pencapaian hasil suatu organisasi dihubungkan dengan misi yang diembannya, serta mengetahui dampak positif dan negatif dari suatu kebijakan operasional yang diambil..
Banyak berbagai teori yang dipendapatkan yaitu kelanggengan suatu organisasi ditentukan oleh kemampuan untuk menciptakan informasi yang terbuka, seimbang dan merata bagi semua pihak yang berkepentingan (stakeholders). Sementara itu, teori ini justru beranggapan bahwa yang banyak terjadi adalah adanya kesenjangan.

            Sebagai contoh tindak pidana yang dilakukan oleh seorang akuntan public adalah suatu tindakan korupsi. Korupsi dapat dilihat dari pengertian yang sempit dan luas. Pavarala (1996) membagi dua kelompok pengertian korupsi yakni pengertian legal yang sempit dan pengertian yang juga memperhatikan moral dan etika. Dalam arti sempit, korupsi meliputi penyuapan (bribery), penggunaan barang publik tidak sesuai dengan peruntukannya (misappropriation of public resources), komisi (kickbacks commissions), penyelewengan (embezzlement), dan pemberian melebihi nilai yang diperkenankan (gifts beyond a certain value).
Dalam arti luas, korupsi mencakup hal-hal di atas ditambah nepotisme/pavoritisme, ketidakjujuran (dishonesty), dan kejahatan intelektual (intellectual crime).yang sering terjadi saat ini di Republik Indonesia. Terkadang sikap kurang bertanggung jawabnya seorang akuntan public seperti banyak terjadi di Kantor Perpajakan Indonesia.

            Dengan demikian korupsi adalah penyalahgunaan kekuasaan dan jabatan pada organisasi publik untuk keuntungan pribadi, penyalahgunaan jabatan yang dapat menghasilkan uang untuk kepentingan partai, suku, kelas, teman, keluarga yang sangat dirahasiakan terhadap pihak lain di luar kalangan sendiri itu (Tanzi, 1998 ; Alatas, 1987; Pope, 2000; dan L.angseth ,1999).
Korupsi sama halnya dengan penyakit yang menyerang berbagai sektor seperti ekonomi, politik, kultur, etika, moral bahkan agama. Hal ini banyak dikenal sebagai korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) atau sistem kroni. Kolusi merupakan persekongkolan, permufakatan, persetujan, atau kesepakatan yang tidak baik untuk melakukan hal-hal yang menimbulkan kerugian pada pihak tertentu. Nepotisme adalah tindakan atau keberpihakan yang dilakukan dengan landasan hubungan kekerabatan. Sedangkan sistem kroni merupakan kesepakatan bersama dalam pelaksanaan tugas-tugas untuk keuntungan pribadi dan kelompok.

            Oleh karena itu dibutuhkan seorang akuntan public yang jujur dan memiliki tanggung jawab yang baik. Dengan demikian tindakan pidana seperti korupsi dapat terhindarkan. Dan dibutuhkan para pakar dalam menyikapi suatu tindakan pidana tersebut.


Jumat, 27 April 2012

Tulisan tentang "perlunya demokrasi bagi kaum perempuan"


Perlunya demokrasi bagi kaum perempuan.
Memperbincangkan demokrasi dan kesejahteraan perempuan menarik untuk dilakukan di tengah suasana Hari Kartini dan seabad kebangkitan perempuan nasional.
Dalam perbincangan (baik politik, budaya maupun ekonomi), masalah perempuan masih menjadi the second issue.Tidak aneh jika beberapa kalangan menilai demokrasi belum maksimal dalam memberikan kesejahteraan bagi kaum perempuan. Padahal, demokrasi dipilih sebagai sistem politik di hampir segenap negara karena dianggap akan membawa kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Kenyataan tersebut menggelindingkan gugatan publik terhadap demokrasi dalam membangun kesejahteraan. Puncaknya kembali mencuat dari beragam opini dan pendapat yang menyebutkan bahwa demokrasi hanyalah alat yang dapat dinomorduakan karena ia tidak meniscayakan terbangunnya tatanan kesejahteraan. Tujuan sejatinya adalah kesejahteraan.
Jika direnungi, memang opini itu tidaklah berangkat dari ruang hampa yang tanpa musabab.Faktanya,demokrasi yang kita terapkan dan perjuangkan selama berdirinya negara Indonesia belum mampu mengangkat harkat kesejahteraan bangsa seutuhnya. Alih-alih mencapai kesejahteraan, tidak jarang justru demokrasi hanya menjadi dalih para pemegang kekuasaan untuk memeras harta rakyat.
Akhirnya,kesejahteraan jauh dari harapan. Di dalam setiap perhelatan politik seperti pemilu, demokrasi berubah sebatas jargon politik untuk meraup dukungan rakyat seperti terlihat pada pilkada-pilkada di daerah.Akuntabilitas, good government, peduli kepada rakyat, dan pemerintahan aspiratif sering mencuat dalam kampanye, tetapi masih menggumpal sebagai janjijanji palsu.Bahkan,janji-janji memajukan kesejahteraan perempuan pun jarang terdengar dari para politisi kita,baik di daerah maupun di pusat. Sepuluh tahun sudah kita menapaki Reformasi.
Tidak mengherankan jika mereka kini lebih merindukan tatanan politik Orde Baru yang lebih menyejahterakan sekalipun dalam sekam kebebasan yang dibungkam. Alih-alih memberikan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia, demokrasi yang kita jalankan belum mampu menyuguhkan kesejahteraan kaum perempuan. Saat ini tercatat ada sekitar 111 juta jiwa perempuan berada di bawah garis kemiskinan.
Kemiskinan seolah begitu identik dengan perempuan Indonesia. Bahkan pada 2003, Ann Whitehead pada Failing Women, Sustaining Poverty membeberkan bahwa lebih separuh penduduk miskin dunia di negara berkembang adalah perempuan. Mungkinkah diskriminasi dan subordinasi yang diterima perempuan dalam kemiskinan dan tingginya tingkat kekerasan, trafficking, serta prostitusi mengukuhkan kegagalan demokrasi?
Demokratisasi Perempuan
Selama ini, kebebasan berpendapat selalu menjadi tolok ukur keberhasilan demokrasi sehingga cenderung mengabaikan cita-cita substansialnya.
Paradigma ini akan menjadikan negara seperti—apa yang disebut Thomas Hobbes (1588–1679)—Leviathan yang justru secara nilai kontraproduktif dengan roh demokrasi.
Perempuan dan anak-anak menjadi korban yang paling menderita akibat perang atas nama demokrasi itu. Pada saat itulah demokrasi mengubah perangai negara menjadi sesosok raksasa laut (Leviathan) yang superganas. Inilah alasan mengapa demokrasi tidak bisa hanya dimaknai kebebasan an sich tanpa dilihat sejauh mana memberikan kesejahteraan bagi seluruh rakyat, bukan bagi elite.
Kita perlu kembali meletakkan fondasi demokrasi yang sejati.Demokrasi yang bukan hanya dimaknai sebagai kebebasan an sich, melainkan untuk kesejahteraan rakyat, khususnya kaum perempuan.Demokrasi bukan kebebasan tanpa batas, melainkan pengontrolan semua bentuk kekuasaan agar akuntabel di mata rakyat. Demikian ungkap Plato (427–47 SM) beberapa ratus tahun yang lalu. Demokrasi harus dan mutlak dimaknai untuk kesejahteraan dan perempuan memainkan peran penting untuk mendorong kesejahteraan bangsa.
Dengan demikian kesejahteraan perempuan harus tetap dimasukkan dalam perbincangan demokrasi dan pembangunan ekonomi.Kita patut mencontoh para peraih Nobel dari beberapa ekonom dan para tokoh penggerak ekonomi kerakyatan yang mengangkat kesejahteraan bangsanya melalui pemberdayaan wanita.
Langkah tepat yang perlu dilakukan dalam mendorong kesejahteraan perempuan adalah membuka keran demokrasi bagi perempuan dalam segala ruang,baik budaya,ekonomi,dan politik.Dorongan beragam pihak juga sangat diperlukan,baik ulama,pemerintah, akademisi maupun organisasiorganisasi perempuan lain seperti Iwapi.
Harapan ke depan, kita tidak lagi merasa sebagai sang demokrat hanya karena pemilu berjalan jujur dan adil atau pilkada sukses, melainkan merasa menjadi negara yang demokratis ketika kemelaratan perempuan tidak lagi bersemai di negeri ini.